Tanah Rata, Banda Neira - Bakti Sosial Khitanan Massal yang diselenggarakan oleh Rumah Sunat Tembus Langit Kaimana(08/07/2026) berlangsung lancar dan penuh kehangatan. Kegiatan ini diikuti 11 anak yang berasal dari Negeri Administratif Tanah Rata, Mangkubatu, dan Lautaka.
Sejak pagi, para peserta datang bersama orang tua masing-masing untuk mengikuti proses khitan yang ditangani oleh tim medis Rumah Sunat Tembus Langit. Meski sebagian anak terlihat gugup, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik hingga selesai.
Direktur Rumah Sunat Tembus Langit, Bapak Subhan Hassannoesi mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat. Program tersebut bertujuan membantu meringankan tanggung jawab orang tua dalam melaksanakan khitan bagi anak-anak mereka. Seluruh kegiatan dilakukan dengan niat mengharap ridho Allah SWT.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kacabjari Ambon di Banda Neira, pengurus Rumah Sunat Tembus Langit, tokoh masyarakat, tokoh agama, aparat Pemerintah Negeri Administratif Tanah Rata, serta warga yang memberikan dukungan kepada para peserta.
Kepala Pemerintah Negeri Administratif Tanah Rata, Fitra Ladjaharia, menyampaikan apresiasi kepada Rumah Sunat Tembus Langit beserta seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. "Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Rumah Sunat Tembus Langit, tim medis, para donatur, relawan, aparat pemerintah negeri, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Semoga kepedulian yang ditunjukkan hari ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus berbagi kepada sesama," ujarnya.
Fitra juga mendoakan agar seluruh anak yang telah mengikuti khitanan massal tumbuh menjadi generasi yang sehat, saleh, berakhlak mulia, serta menjadi kebanggaan bagi keluarga, agama, bangsa, dan negeri. Ia berharap seluruh kebaikan yang telah diberikan oleh para donatur, tenaga medis, relawan, dan semua pihak yang terlibat menjadi amal jariyah serta mendapat balasan terbaik dari Allah SWT.
Kegiatan bakti sosial ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Melalui kolaborasi berbagai pihak, pelayanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat sekaligus membantu meringankan beban keluarga yang membutuhkan.