Tanah Rata, Banda Neira – Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Maluku Tengah (Disperpusda Malteng) melakukan kunjungan kerja ke Perpustakaan Rumah Bambu Negeri Administratif Tanah Rata, Kecamatan Banda, Kamis (18/6/2026). Kunjungan tersebut bertujuan untuk melakukan penilaian terhadap kondisi dan perkembangan perpustakaan yang telah berdiri sejak tahun 2020, sekaligus mendorong peningkatan budaya baca dan kecakapan literasi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kepala Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Maluku Tengah, Bapak Yusran Usemahu, S.Sos bersama jajaran staf Disperpusda Malteng. Kehadiran mereka disambut oleh pemerintah negeri, pengelola perpustakaan, serta masyarakat yang selama ini aktif mendukung pengembangan Perpustakaan Rumah Bambu.
Kepala Disperpusda Maluku Tengah, Yusran Usemahu, dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa keberadaan perpustakaan desa memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui budaya membaca dan literasi.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan budaya baca dan kecakapan literasi masyarakat," ujar Usemahu.
Ia mengapresiasi semangat masyarakat Negeri Tanah Rata yang secara mandiri membangun dan mengembangkan ruang perpustakaan sebagai pusat belajar dan literasi bagi warga. Menurutnya, berbagai fasilitas yang tersedia saat ini menunjukkan komitmen kuat masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pendidikan dan pengembangan pengetahuan.
"Perpustakaan Rumah Bambu memiliki potensi yang sangat baik. Tersedia ruang baca yang nyaman, koleksi buku bacaan, serta jaringan internet atau WiFi yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Walaupun masih terdapat beberapa kekurangan, semangat yang ditunjukkan masyarakat dan pengelola perpustakaan patut diberikan apresiasi," katanya.
Lebih lanjut, Usemahu mendorong agar berbagai program yang telah dijalankan oleh pengelola perpustakaan dapat terus ditingkatkan dan dikembangkan. Ia mencontohkan penyelenggaraan kegiatan edukatif seperti kursus bahasa Inggris, pelatihan keterampilan, kelas literasi digital, serta berbagai kegiatan pembelajaran lainnya yang dapat menarik minat masyarakat untuk berkunjung ke perpustakaan.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan literasi di Negeri Tanah Rata, Kepala Disperpusda Malteng juga menyampaikan komitmennya untuk membantu penambahan koleksi buku bagi Perpustakaan Rumah Bambu.
"Kami berjanji akan membantu menambah koleksi buku bacaan sebanyak 1.000 eksemplar agar masyarakat memiliki akses yang lebih luas terhadap sumber-sumber pengetahuan," ungkapnya.
Sementara itu, pengelola Perpustakaan Rumah Bambu menyambut baik kunjungan dan dukungan yang diberikan oleh Disperpusda Maluku Tengah. Mereka berharap sinergi yang terjalin dapat semakin memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat pembelajaran masyarakat di Negeri Tanah Rata.
Dengan keberadaan Perpustakaan Rumah Bambu, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas yang tersedia secara optimal serta menjadikan membaca sebagai bagian dari budaya sehari-hari. Upaya tersebut diyakini akan berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih cerdas, berpengetahuan, dan mampu menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.
Perpustakaan Rumah Bambu sendiri telah menjadi salah satu ruang literasi masyarakat yang aktif sejak tahun 2020 dan diharapkan bisa terus berkembang melalui dukungan pemerintah negeri, relawan, serta partisipasi warga dalam berbagai kegiatan pendidikan dan literasi.