Banda Naira, Tanah Rata – Upaya pelestarian lingkungan sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat kembali diwujudkan melalui sinergi antara mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Cerita Naira Periode II, Pemerintah Negeri Administratif Tanah Rata, dan masyarakat setempat. Melalui salah satu program kerja unggulannya, mahasiswa KKN-PPM UGM melaksanakan kegiatan penyerahan sekaligus penanaman 40 bibit pohon pala unggul sebagai bentuk nyata dukungan terhadap program reboisasi hutan di wilayah Negeri Administratif Tanah Rata. Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari pemerintah negeri hingga pemilik kebun yang menjadi lokasi penanaman, sehingga mencerminkan semangat gotong royong dan kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Penanaman perdana dilakukan di salah satu kebun milik warga sebagai simbol dimulainya gerakan penghijauan yang diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.
Program penanaman bibit pala ini merupakan salah satu program kerja yang telah dirancang sejak awal oleh mahasiswa KKN-PPM UGM Cerita Naira Periode II sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat yang tidak hanya berfokus pada pembangunan sumber daya manusia, tetapi juga pada pelestarian sumber daya alam yang menjadi aset penting bagi Negeri Administratif Tanah Rata. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa bekerja sama secara aktif dengan Pemerintah Negeri Administratif Tanah Rata yang memberikan dukungan penuh terhadap terlaksananya kegiatan tersebut, serta melibatkan masyarakat sebagai mitra utama agar program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan potensi wilayah. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama dalam menjaga serta merawat tanaman yang telah ditanam sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
Sebanyak 40 bibit pohon pala yang diserahkan kepada masyarakat merupakan bibit unggul yang dibeli secara langsung oleh mahasiswa dan mahasiswi KKN-PPM UGM Cerita Naira Periode II. Sebelum dilakukan pembelian, mahasiswa terlebih dahulu melakukan proses seleksi terhadap bibit yang tersedia guna memastikan kualitas tanaman yang akan diberikan kepada masyarakat. Seleksi tersebut dilakukan dengan memperhatikan kondisi fisik bibit, kesehatan tanaman, serta potensi pertumbuhannya sehingga bibit yang diserahkan benar-benar memiliki kualitas yang baik dan mampu tumbuh secara optimal. Langkah ini menunjukkan keseriusan mahasiswa dalam melaksanakan program yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penyediaan bibit yang berkualitas tinggi dan memiliki peluang besar untuk menghasilkan tanaman pala yang produktif di masa mendatang.
Pelaksanaan penanaman dilakukan secara bersama-sama oleh mahasiswa KKN-PPM UGM, aparat Pemerintah Negeri Administratif Tanah Rata, serta masyarakat di salah satu kebun warga yang dipilih sebagai lokasi awal penanaman. Suasana kebersamaan dan semangat gotong royong begitu terasa selama kegiatan berlangsung. Selain melakukan penanaman, mahasiswa juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya perawatan tanaman pala sejak masa awal pertumbuhan agar bibit yang telah ditanam dapat berkembang dengan baik hingga memasuki masa produktif. Kehadiran mahasiswa dalam mendampingi proses penanaman menjadi bentuk transfer pengetahuan sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-PPM UGM Cerita Naira Periode II berharap penanaman bibit pala dapat menjadi langkah awal yang baik dalam mendukung upaya reboisasi hutan di Negeri Administratif Tanah Rata. Penanaman pohon tidak hanya memberikan manfaat ekologis melalui peningkatan tutupan vegetasi, menjaga keseimbangan lingkungan, serta mendukung kelestarian hutan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan. Tanaman pala merupakan salah satu komoditas perkebunan yang memiliki nilai jual tinggi dan permintaan pasar yang stabil, sehingga diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat di masa mendatang. Pemilik kebun yang menjadi lokasi penanaman maupun warga yang menerima bibit diharapkan dapat merawat tanaman tersebut dengan baik hingga menghasilkan panen yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat mampu melahirkan program-program yang memberikan dampak positif bagi pembangunan desa. Melalui semangat pengabdian dan pemberdayaan, mahasiswa KKN-PPM UGM Cerita Naira Periode II tidak hanya meninggalkan jejak dalam bentuk kegiatan selama masa KKN, tetapi juga meletakkan fondasi bagi keberlanjutan pelestarian lingkungan dan pengembangan potensi ekonomi lokal. Besar harapan agar program penanaman bibit pala ini dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus menjaga kelestarian alam sekaligus memanfaatkan potensi sumber daya lokal secara bijaksana, sehingga Negeri Administratif Tanah Rata dapat berkembang menjadi wilayah yang lebih hijau, produktif, dan sejahtera bagi seluruh masyarakatnya.
berita ini dibuat oleh Tim Website Tanah Rata