Masohi (30/06/2026) - Kabar membanggakan datang dari Negeri Administratif Tanah Rata, Kecamatan Banda. Perpustakaan Rumah Bambu berhasil meraih Juara I Lomba Perpustakaan Negeri Terbaik Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2026, sebuah prestasi yang menjadi bukti nyata komitmen masyarakat dan pemerintah negeri dalam membangun budaya membaca dan meningkatkan literasi di tengah masyarakat.
Lomba yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan Kabupaten Maluku Tengah ini melibatkan perpustakaan negeri dari lima kecamatan, yaitu Banda, Seram Utara Barat, Seram Utara Timur Kobi, Tehoru, dan Amahai. Kegiatan tersebut bertujuan mendorong peningkatan kualitas pengelolaan perpustakaan sekaligus memperkuat budaya literasi di tingkat negeri.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, para pemenang ditetapkan Juara I Perpustakaan Rumah Bambu Negeri Tanah Rata (Kecamatan Banda), Juara II Perpustakaan Negeri Piliana (Kecamatan Tehoru), Juara III: Perpustakaan Negeri Amahai (Kecamatan Amahai), Harapan I Perpustakaan Negeri Makariki (Kecamatan Amahai), Harapan II Perpustakaan Negeri Moso (Kecamatan Tehoru), Harapan III Perpustakaan Negeri Morokai (Kecamatan Seram Utara Timur Kobi)
Selanjutnya, Negeri Tanah Rata dan Negeri Piliana akan mewakili Kabupaten Maluku Tengah pada Lomba Perpustakaan Tingkat Provinsi Maluku. Keberhasilan Perpustakaan Rumah Bambu tidak terlepas dari berbagai inovasi yang terus dikembangkan untuk mendekatkan layanan perpustakaan kepada masyarakat. Selain menyediakan koleksi buku yang dapat dinikmati oleh seluruh warga, perpustakaan ini juga menghadirkan Perpustakaan Digital Rumah Bambu yang dapat diakses melalui rumahbambulibrary.wordpress.com, sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi dan layanan perpustakaan secara lebih mudah.
Sebagai ruang belajar bersama, Perpustakaan Rumah Bambu juga menyediakan akses WiFi gratis yang dapat dimanfaatkan masyarakat di lingkungan perpustakaan. Fasilitas ini diharapkan mampu mendukung aktivitas belajar, pencarian informasi, hingga pengembangan keterampilan digital bagi anak-anak, pelajar, maupun masyarakat umum.
Meski masih memiliki berbagai keterbatasan, capaian ini menjadi motivasi untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan perpustakaan. Prestasi tersebut juga merupakan bentuk apresiasi kepada Pemerintah Negeri Administratif Tanah Rata, para pengelola perpustakaan, guru, relawan, serta seluruh masyarakat yang selama ini telah meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran dalam menghidupkan budaya membaca dan gerakan literasi di Negeri Tanah Rata.
Bupati Maluku Tengah dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa indeks literasi daerah masih perlu terus ditingkatkan. Karena itu, seluruh masyarakat diajak menjadikan membaca dan literasi sebagai bagian dari budaya sehari-hari. Menurutnya, lomba perpustakaan bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi merupakan langkah nyata untuk meningkatkan minat baca, memperkuat literasi masyarakat, dan mencetak generasi Maluku Tengah yang cerdas, kreatif, serta siap menghadapi perkembangan zaman.
Prestasi yang diraih Perpustakaan Rumah Bambu diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung pengembangan perpustakaan sebagai pusat belajar sepanjang hayat. Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, budaya membaca di Negeri Tanah Rata diharapkan semakin tumbuh dan memberi manfaat bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.