Ambon, 8 Mei 2026 – KPNA Tanah Rata bersama Yayasan Bintari melakukan kunjungan pembelajaran ke PT. MLA Ambon untuk melihat secara langsung praktik pengelolaan sampah plastik yang telah diterapkan secara profesional.
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem pengelolaan sampah yang sedang dikembangkan di Desa Tanah Rata melalui pendampingan Yayasan Bintari. Dalam kegiatan tersebut, peserta berkesempatan menyaksikan secara langsung proses pengelolaan sampah plastik, mulai dari pengumpulan, pemilahan, pencacahan, hingga tahap pengolahan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.
Salah satu pembelajaran menarik yang diperoleh adalah proses pemanfaatan limbah plastik menjadi paving block dan balok plastik pengganti kayu yang dapat digunakan sebagai bahan furnitur maupun kebutuhan konstruksi tertentu. Inovasi tersebut menunjukkan bahwa sampah plastik yang dikelola dengan baik dapat diubah menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai jual.
Selain mempelajari aspek teknis pengolahan, kunjungan ini juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi dari tingkat rumah tangga hingga industri daur ulang. Sistem tersebut dinilai penting untuk mendukung keberlanjutan pengelolaan sampah sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan.
Yayasan Bintari selama satu tahun terakhir telah mendampingi masyarakat Tanah Rata dalam membangun sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui berbagai kegiatan edukasi, pemilahan sampah, dan penguatan kelembagaan pengelola sampah di desa.
Melalui pembelajaran langsung di PT. MLA Ambon, KPNA Tanah Rata dan Yayasan Bintari berharap pengelolaan sampah yang sedang berjalan di Tanah Rata dapat terus berkembang dan menjadi gerakan bersama dalam mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.